10 Rekomendasi Raket Badminton Terbaik untuk Pemula 2026
Belakangan ini olahraga badminton semakin populer. Kalau kamu baru ingin mulai bermain badminton, salah satu perlengkapan yang perlu diperhatikan adalah raket.
Memilih raket untuk pemula sebenarnya tidak harus sulit. Raket yang mahal belum tentu menjadi pilihan terbaik. Yang lebih penting adalah memilih raket yang nyaman digunakan, mudah dikendalikan, dan sesuai dengan gaya bermain kamu.
Saat ini ada banyak pilihan dari merek seperti Yonex, Li-Ning, dan Victor. Setiap raket juga memiliki karakter yang berbeda. Ada yang ringan dan cepat untuk permainan bertahan, ada yang seimbang untuk permainan all-round, dan ada yang lebih cocok untuk pemain yang menyukai serangan dan smash.
Nah, kali ini PilihGear merangkum 10 rekomendasi raket badminton yang bisa kamu pertimbangkan sebagai pemain pemula di tahun 2026.
Catatan: Harga raket dapat berubah tergantung toko, varian, promo, senar, dan kelengkapan produk. Pastikan membeli dari penjual terpercaya dan memeriksa keaslian produk sebelum membeli.
Daftar Rekomendasi Raket Badminton untuk Pemula
| No. | Raket | Cocok Untuk | Karakter |
|---|---|---|---|
| 1 | Yonex Arcsaber 7 Play | Pemula yang mencari kontrol | All-round |
| 2 | Yonex Nanoflare Nextage | Pemain yang menyukai permainan cepat | Speed |
| 3 | Yonex Astrox 1 DG | Pemula yang ingin belajar smash | Attack |
| 4 | Li-Ning Wind Lite 800 | Pemain yang menyukai raket ringan | Speed |
| 5 | Victor Thruster K 220H | Pemula yang ingin power | Attack |
| 6 | Yonex Nanoray 70 Light | Pemula yang mengutamakan kelincahan | Speed |
| 7 | Yonex Astrox Lite 27i | Pemula yang ingin belajar menyerang | Attack |
| 8 | Yonex Astrox 88S Play | Pemula-intermediate yang bermain agresif | Attack |
| 9 | Li-Ning Windstorm Series | Pemain yang mengutamakan raket ringan | Speed |
| 10 | Victor Auraspeed 58 | Pemula yang mencari speed dan kontrol | All-round |
1. Yonex Arcsaber 7 Play
Cocok untuk: pemula yang mengutamakan kontrol dan permainan serba bisa.
Kalau kamu masih belum mengetahui gaya bermainmu, Yonex Arcsaber 7 Play bisa menjadi salah satu pilihan menarik.
Karakter yang cukup serbaguna membuat raket ini bisa digunakan untuk berbagai teknik dasar seperti clear, drive, netting, hingga rally.
Untuk pemula, raket yang mudah dikontrol bisa membantu proses belajar teknik tanpa harus langsung menggunakan raket dengan karakter yang terlalu spesifik.
Kelebihan
- Cocok untuk permainan all-round.
- Mudah dikontrol.
- Cocok untuk belajar teknik dasar.
- Bisa digunakan untuk rally maupun menyerang.
Kekurangan
- Bukan pilihan utama jika kamu sangat mengutamakan smash.
- Performa tetap sangat bergantung pada teknik pemain.
Kesimpulan: Pilihan menarik untuk kamu yang masih mencari gaya bermain dan menginginkan raket yang serbaguna.
2. Yonex Nanoflare Nextage
Cocok untuk: pemula yang menyukai permainan cepat.
Kalau kamu lebih suka permainan cepat, drive, dan defense, Yonex Nanoflare Nextage bisa dipertimbangkan.
Karakter raket yang mengutamakan kecepatan membuatnya menarik untuk permainan ganda, terutama ketika membutuhkan reaksi cepat saat melakukan drive atau defense.
Kelebihan
- Cocok untuk permainan cepat.
- Responsif untuk drive.
- Menarik untuk permainan ganda.
- Mudah digerakkan.
Kekurangan
- Kurang ideal jika prioritas utama kamu adalah smash.
- Power tetap bergantung pada teknik dan kecepatan ayunan.
Kesimpulan: Pilihan yang menarik untuk pemula yang menyukai permainan cepat dan responsif.
3. Yonex Astrox 1 DG
Cocok untuk: pemula yang ingin mengembangkan permainan menyerang.
Kalau kamu mulai tertarik dengan smash dan permainan menyerang, Yonex Astrox 1 DG bisa menjadi salah satu pilihan.
Raket dengan karakter menyerang dapat membantu kamu mengembangkan pukulan seperti smash dan attacking clear.
Namun, perlu diingat bahwa smash yang kuat tidak hanya ditentukan oleh raket. Teknik, timing, dan kecepatan ayunan tetap memiliki peran penting.
Kelebihan
- Cocok untuk permainan menyerang.
- Menarik untuk belajar smash.
- Cocok untuk pemain yang ingin mengembangkan permainan ofensif.
Kekurangan
- Tidak selalu cocok untuk pemain yang mengutamakan defense.
- Pemain yang belum terbiasa dengan karakter head-heavy mungkin membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
Kesimpulan: Cocok untuk pemula yang sejak awal ingin mengembangkan gaya bermain menyerang.
4. Li-Ning Wind Lite 800
Cocok untuk: pemain yang menginginkan raket ringan dan mudah digerakkan.
Jika kamu lebih mengutamakan raket ringan, Li-Ning Wind Lite 800 bisa masuk dalam daftar pilihan.
Raket ringan dapat membantu ketika melakukan defense, drive, dan permainan di depan net.
Kelebihan
- Ringan.
- Mudah digerakkan.
- Cocok untuk defense dan drive.
- Menarik untuk permainan ganda.
Kekurangan
- Sensasi power bisa berbeda dibandingkan raket yang lebih berat.
- Smash tetap sangat bergantung pada teknik.
Kesimpulan: Pilihan menarik untuk pemula yang mengutamakan kecepatan dan kemudahan manuver.
5. Victor Thruster K 220H
Cocok untuk: pemula yang ingin mengembangkan permainan menyerang.
Victor Thruster K 220H dapat dipertimbangkan oleh pemain yang menyukai permainan menyerang dan ingin mengembangkan pukulan bertenaga.
Sebelum membeli, pastikan berat dan ukuran grip sesuai dengan kemampuan kamu. Raket yang terlalu berat justru bisa membuat permainan terasa kurang nyaman.
Kelebihan
- Cocok untuk permainan menyerang.
- Menarik untuk pemain yang menyukai smash.
- Bisa menjadi pilihan upgrade dari raket pemula.
Kekurangan
- Tidak semua pemula membutuhkan karakter raket ofensif.
- Berat dan grip perlu disesuaikan dengan kemampuan pemain.
Kesimpulan: Cocok untuk pemula yang sudah mulai nyaman dengan teknik dasar dan ingin meningkatkan permainan menyerang.
6. Yonex Nanoray 70 Light
Cocok untuk: pemula yang mengutamakan kecepatan dan kelincahan.
Yonex Nanoray 70 Light dapat menjadi pilihan bagi kamu yang menginginkan raket ringan dan mudah digerakkan.
Karakter seperti ini cukup membantu untuk defense, drive, dan perubahan arah raket dengan cepat.
Kelebihan
- Ringan.
- Mudah digerakkan.
- Cocok untuk permainan cepat.
- Nyaman untuk latihan dasar.
Kekurangan
- Power smash mungkin tidak sebesar raket yang lebih head-heavy.
- Pemain dengan gaya menyerang mungkin membutuhkan raket dengan karakter berbeda.
Kesimpulan: Pilihan menarik untuk pemula yang lebih menyukai permainan cepat dan lincah.
7. Yonex Astrox Lite 27i
Cocok untuk: pemula yang ingin belajar menyerang.
Yonex Astrox Lite 27i bisa dipertimbangkan jika kamu mulai tertarik dengan smash dan permainan ofensif.
Raket ini dapat menjadi pilihan bagi pemula yang ingin belajar attacking clear dan pukulan dari area belakang lapangan tanpa langsung menggunakan raket kelas atas.
Kelebihan
- Cocok untuk pemula.
- Menarik untuk belajar menyerang.
- Relatif ramah untuk pemain yang baru berkembang.
Kekurangan
- Pemain tingkat lanjut mungkin membutuhkan performa yang lebih tinggi.
- Power tetap sangat bergantung pada teknik.
Kesimpulan: Pilihan yang bisa dipertimbangkan untuk pemula yang ingin mulai mengembangkan permainan menyerang.
8. Yonex Astrox 88S Play
Cocok untuk: pemula-intermediate yang mulai serius bermain, terutama permainan ganda.
Jika kamu sudah mulai rutin bermain badminton dan ingin meningkatkan kualitas raket, Yonex Astrox 88S Play bisa menjadi salah satu pilihan.
Raket ini menarik untuk pemain yang menyukai permainan menyerang dan sering bermain ganda.
Kelebihan
- Cocok untuk permainan menyerang.
- Menarik untuk permainan ganda.
- Bisa menjadi pilihan upgrade dari raket pemula.
Kekurangan
- Mungkin terlalu tinggi untuk pemain yang hanya bermain sesekali.
- Pemula total mungkin lebih nyaman menggunakan raket yang lebih mudah dikendalikan.
Kesimpulan: Cocok untuk pemain yang sudah mulai rutin bermain dan ingin meningkatkan perlengkapan.
9. Li-Ning Windstorm Series
Cocok untuk: pemain yang mengutamakan raket ringan.
Seri Li-Ning Windstorm menarik bagi pemain yang menginginkan raket ringan dan mudah digerakkan.
Karakter seperti ini cocok untuk permainan cepat, terutama defense dan drive.
Kelebihan
- Ringan.
- Mudah dimanuver.
- Cocok untuk defense dan drive.
- Menarik untuk permainan ganda.
Kekurangan
- Tidak semua pemain cocok dengan raket yang sangat ringan.
- Pemain yang mengutamakan smash mungkin lebih menyukai raket yang lebih head-heavy.
Kesimpulan: Pilihan yang menarik jika prioritas kamu adalah kecepatan dan kenyamanan saat bermain.
10. Victor Auraspeed 58
Cocok untuk: pemain yang mencari kombinasi speed dan permainan all-round.
Victor Auraspeed 58 dapat dipertimbangkan jika kamu menginginkan raket yang bisa digunakan untuk berbagai situasi permainan.
Karakter yang cepat membuatnya menarik untuk permainan ganda maupun pemain yang masih mencari gaya bermain.
Kelebihan
- Cocok untuk permainan cepat.
- Serbaguna.
- Menarik untuk permainan ganda.
- Kombinasi speed dan kontrol.
Kekurangan
- Pemain yang sangat mengutamakan smash mungkin lebih menyukai lini Thruster.
- Pemain yang sangat fokus pada kontrol mungkin memiliki pilihan lain.
Kesimpulan: Pilihan menarik untuk pemula yang menginginkan raket serbaguna dengan karakter cepat.
Cara Memilih Raket Badminton untuk Pemula
Memilih raket bukan hanya soal merek dan harga. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.
1. Perhatikan Berat Raket
Raket yang ringan biasanya lebih mudah digerakkan dan cocok untuk pemain yang menyukai permainan cepat.
Sementara raket yang lebih berat dapat memberikan sensasi pukulan yang berbeda dan biasanya lebih cocok untuk pemain yang sudah memiliki teknik dan kekuatan yang cukup.
Untuk pemula, sebaiknya jangan langsung memilih raket yang berat hanya karena ingin mendapatkan smash yang lebih kuat.
2. Perhatikan Balance Point
Secara sederhana, raket dapat dibagi menjadi tiga karakter:
Head-heavy: bobot lebih terasa di kepala raket dan umumnya menarik untuk permainan menyerang.
Even balance: distribusi berat lebih seimbang sehingga cocok untuk berbagai gaya permainan.
Head-light: kepala raket terasa lebih ringan sehingga lebih cepat digerakkan dan menarik untuk defense serta permainan cepat.
Kalau kamu masih belum mengetahui gaya bermainmu, raket dengan karakter all-round atau even balance bisa menjadi pilihan awal yang aman.
3. Perhatikan Fleksibilitas Shaft
Shaft raket memiliki tingkat fleksibilitas yang berbeda.
Shaft yang lebih fleksibel biasanya terasa lebih mudah digunakan oleh pemain yang belum memiliki power dan timing yang matang.
Sementara shaft yang lebih kaku biasanya membutuhkan teknik dan timing yang lebih baik.
Jadi, jangan hanya melihat spesifikasi raket. Pastikan karakter shaft sesuai dengan kemampuan kamu.
4. Jangan Asal Menaikkan Tension Senar
Tension senar juga memengaruhi rasa raket saat digunakan.
Tension yang lebih tinggi tidak otomatis membuat pukulan menjadi lebih kuat. Jika teknik belum matang, tension terlalu tinggi justru bisa membuat raket terasa kurang nyaman.
Untuk pemula, ikuti rentang tension yang direkomendasikan produsen dan sesuaikan dengan kemampuan bermain.
5. Pilih Grip yang Nyaman
Ukuran grip juga penting.
Grip yang terlalu besar dapat membuat pergerakan tangan dan pergelangan kurang nyaman. Sebaliknya, grip yang terlalu kecil bisa membuat pegangan terasa kurang mantap.
Jika memungkinkan, coba pegang raket sebelum membeli. Jika membeli secara online, pastikan kamu memahami ukuran grip yang tersedia.
Rekomendasi Raket Berdasarkan Gaya Bermain
Jika kamu suka smash
Pertimbangkan:
- Yonex Astrox 1 DG
- Yonex Astrox Lite 27i
- Yonex Astrox 88S Play
- Victor Thruster K 220H
Jika kamu suka defense dan permainan cepat
Pertimbangkan:
- Yonex Nanoflare Nextage
- Yonex Nanoray 70 Light
- Li-Ning Wind Lite 800
- Li-Ning Windstorm Series
Jika kamu masih mencari gaya bermain
Pertimbangkan:
- Yonex Arcsaber 7 Play
- Victor Auraspeed 58
Apakah Raket Mahal Selalu Lebih Bagus?
Belum tentu.
Harga yang lebih mahal tidak otomatis berarti raket tersebut akan lebih cocok untuk kamu.
Untuk pemula, beberapa hal yang lebih penting adalah:
- berat raket;
- balance point;
- fleksibilitas shaft;
- ukuran grip;
- tension senar;
- teknik bermain;
- kenyamanan saat digunakan.
Raket dengan harga terjangkau tetapi sesuai dengan kemampuan bisa terasa jauh lebih nyaman dibandingkan raket mahal yang terlalu sulit dikendalikan.
Tips Membeli Raket Badminton Online
Kalau kamu membeli raket secara online, jangan hanya mencari harga paling murah.
Perhatikan beberapa hal berikut:
- Pilih seller dengan reputasi baik.
- Periksa ulasan pembeli.
- Pastikan varian raket sesuai.
- Periksa apakah harga sudah termasuk senar dan grip.
- Perhatikan tension yang ditawarkan.
- Pastikan informasi keaslian produk jelas.
- Bandingkan harga dari beberapa toko.
- Waspadai harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.
Untuk produk Yonex, Victor, maupun Li-Ning, sebaiknya pilih penjual yang terpercaya agar risiko mendapatkan produk palsu bisa diminimalkan.
Kesimpulan
Memilih raket badminton untuk pemula tidak harus rumit.
Kalau kamu mengutamakan kecepatan dan kelincahan, beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah Yonex Nanoflare Nextage, Yonex Nanoray 70 Light, Li-Ning Wind Lite 800, dan Li-Ning Windstorm Series.
Kalau kamu lebih suka permainan menyerang dan ingin mengembangkan smash, kamu bisa melihat Yonex Astrox 1 DG, Yonex Astrox Lite 27i, Yonex Astrox 88S Play, atau Victor Thruster K 220H.
Sementara kalau kamu masih belum mengetahui gaya bermain, Yonex Arcsaber 7 Play atau Victor Auraspeed 58 bisa menjadi pilihan yang lebih serbaguna.
Pada akhirnya, raket terbaik bukan selalu raket yang paling mahal. Pilih raket yang nyaman, sesuai kemampuan, dan cocok dengan gaya bermain kamu.
Dengan raket yang tepat, kamu bisa lebih nyaman berlatih dan fokus mengembangkan teknik permainan.
FAQ Raket Badminton Pemula
Raket badminton apa yang bagus untuk pemula?
Tidak ada satu raket yang cocok untuk semua pemula. Pilih berdasarkan gaya bermain, kemampuan, dan kenyamanan.
Berapa berat raket badminton yang cocok untuk pemula?
Raket ringan sering menjadi pilihan yang mudah dikendalikan oleh pemula. Namun, berat ideal tetap bergantung pada kekuatan dan kenyamanan masing-masing pemain.
Apakah raket mahal cocok untuk pemula?
Belum tentu. Raket mahal bisa memiliki spesifikasi tinggi, tetapi belum tentu sesuai dengan kemampuan pemain pemula.
Berapa tension senar yang cocok untuk pemula?
Sebaiknya gunakan tension dalam rentang yang direkomendasikan produsen dan sesuaikan dengan kemampuan bermain.
Lebih bagus raket head-heavy atau head-light?
Head-heavy cenderung menarik untuk permainan menyerang, sedangkan head-light lebih cepat dimanuver dan cocok untuk permainan cepat. Jika masih bingung, karakter all-round bisa menjadi pilihan awal.
Apakah raket ringan bagus untuk smash?
Bisa. Namun, kekuatan smash tidak hanya ditentukan oleh raket. Teknik, timing, kecepatan ayunan, dan kekuatan pemain juga sangat berpengaruh.
Disclaimer: PilihGear dapat memperoleh komisi apabila pembaca melakukan pembelian melalui tautan affiliate yang tersedia di artikel. Harga dan ketersediaan produk dapat berubah sewaktu-waktu.
